[Special FF Freelance] Larung Dalam Senja ( present for J-Hope’s birthday )

larung-dalam-senja

deergalaxy0620 || Slice of Life, Monoloque || Jung Ho Seok a.k.a J-Hope || G  || Drabble || Senja pun telah menemani Ho Seok dengan seorang diri.

 

FF ini murni karya author. And this is the present for celebrate J-Hope’s birthday.

 

Apakah alam begitu benci dengan kami sehingga semuanya menjadi hancur? Sementara hanya aku yang selamat dari bencana alam beberapa tahun silam, aku benar-benar kehilangan segalanya. Ayah, ibu, dan noona, mereka telah meninggalkanku dalam larung akibat bencana alam yang besar. Aku tak tahu harus apa. Hanya tangisan duka yang pilu, memohon kepada Tuhan untuk kembalikan orang-orang yang aku cintai. Memoar detik-detik jasad beberapa mayat korban segera dikuburkan, disaksikan banyak warga yang menghiasi tangisan dan banjir air mata. Sementara aku hanya terduduk lemas tatkala mataku menangkap tiga mayat yang kucintai. Mereka semua telah meninggalkan dunia untuk selama-lamanya.

Memoarku telah berlalu begitu cepat saat aku tengah terduduk di atap kereta api. Meratapi kembali beberapa lahan yang rusak akibat bencana alam. Beberapa petani, bahkan, frustasi karena kehilangan lahan pekerjaan. Sementara aku tak bisa membiayai kuliahku hingga aku memutuskan untuk mundur. Cita-citaku dirusaki bencana alam, salahku memang. Untuk mencari uang saja sulit, apalagi aku harus mengemis dihadapan para pejabat tertinggi yang tak acuh terhadap rakyat. Terasa menyakitkan jika harus disindir pejabat, ucapan yang berlaku kasar, meludahi para pengemis yang selalu meminta. Pada akhirnya mereka menyerah dan berakhir dengan bunuh diri.

Sementara aku yang hanya menatap langit senja, merentangkan tanganku hingga angin dingin menusuk kulitku. Terasa sejuk di tubuh, namun masih miris saja. Hendak melupakan sejarah dimana aku ditinggal keluargaku dalam bencana alam, tetap saja aku merasa duka. Sungguh aku ingin menyusuli mereka, memeluk mereka penuh haru. Melupakan kembali peliknya kehidupanku, tetap saja aku menangis dalam hati. Senja telah menemaniku seorang diri, sejenak saja dia menemaniku hingga bulan pun menyingsing di langit. Sementara aku turun ke dalam untuk istirahat bersama sunyinya suasana di dalam kereta api. Tertidur di kursi kereta api untuk menunggu kembali senja yang akan menemaniku.

Esok telah tiba dan aku mulai terduduk di hamparan pasir pantai, sementara kereta api telah meninggalkanku. Membiarkan pantai menjadi kawan sepanjang hidupku. Menunggu senja yang berada di sebelah Barat. Sementara aku memandang desiran ombak yang tenang dan sunyi, mengabaikan aku yang sedang lipu lara. Dari sana mereka tertawa, namun aku enggan memarahi mereka. Membiarkan ejekan mereka terus menyerangku, tetapi aku diam saja. Sementara senja pun datang, kembali menemaniku yang masih diselimuti duka.

“Aku akan pergi, senja.” Bibirku mulai berbicara, hendak ingin mati saja daripada harus sulit untuk menghidupiku sendiri. Percuma saja aku tak memiliki cara lain untuk bertahan hidup. Dalam hatiku terdalam meminta maaf kepada senja, kakiku berlari untuk melawan desiran ombak yang masih mengejekku. Aku benar-benar hendak mati saja tanpa seorang pun tahu. Menyentuh lautan semakin dalam dan aku pun hanyut di dalamnya. Membiarkan tubuhku enggan bergerak hingga Tuhan merenggut nyawaku.

Sementara senja pun menangis, menyaksikan detik-detik kematianku dalam larung. Dan aku telah hidup bebas di langit, bertemu dengan orang tuaku dan kakakku penuh haru. Sayang aku telah menyia-nyiakan hidupku sekarang. Biarpun begitu, aku tak memiliki pilihan lain. Meninggalkan senja yang terus menungguku di langit sore. Entah berapa lama dia menungguku, tetapi senja tak pernah lelah untuk menemani langit sore yang indah.

Maafkan aku, senja.

END

18 Febuary 2017

16.30 WIB

#HappyJHopeDay

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s