10 Day Blog Challenge : Ten Things About Myself

092625245_%bb%e7%c1%f833

Hmmm…

Enaknya ngapain, ya? Oh iya, aku lagi ikutan challenge, nih, dari seseorang yang membuatku tertarik untuk mengikuti tantangan yang super duper keren ini *alah*, yakni dari Mbak Yen. Thankseu for Mbak Yen! I love you so much! :*

Gak perlu basa-basi, kali ini aku mendapatkan satu buah tantangan untuk hari ini, yakni 10 hal tentang diriku. Mungkin kalian semua belum tau lebih dalam atau menggali lebih, lebih, hingga lebih dalam untuk menemukan siapa diriku yang sebenarnya. Karena aku mungkin anaknya tertutup, kali ya? Maafkan daku yang tertutup ini. Aku tak tahu harus bagaimana :).

Oke, langsung saja aku buka challenge pertama ini dengan membaca doa menurut kepercayaan masing-masing, dan diakhiri dengan mengucapkan amin. Let’s check it out!

  1. I’m from Lampung, but aku bukan orang Lampung.

Dari kecil hingga aku lulus SMA, aku lahir di Lampung, tepatnya di Lampung Utara *ada yang sama denganku?*. Well, aku gak begitu ngerti bahasa Lampung karena sejak SMP hingga SMA tak pernah diajarkan bahasa seperti itu di sekolah. Tetapi, aku itu bukan gadis berdarah Lampung karena orang tuaku itu orang Jawa. Jadi, aku emang keturunan dari orang tuaku yang berasal dari Jawa. Sayangnya juga aku gak bisa ngomong bahasa Jawa *lah* *malu*. Jangan tanya padaku kok bisa, oke?

 

  1. I’m now in Universitas Gadjah Mada Prodi Sastra Indonesia.

Alhamdulillah aku sekarang mahasiswa baru di UGM Prodi Sastra Indonesia. Well, kebanyakan orang nanya kepadaku, “kenapa lo ngambil Sastra Indonesia?”, “Emangnya disana belajar apa?”, “Trus, lo nanti kerjanya apa?” bla bla bla… Biarkan kujawab semuanya. Awalnya, sebelum aku ngambil prodi Sastra Indonesia, aku tertarik untuk ngambil Fakultas Hukum, mau ngikutin ayahku yang bekerja sebagai Notaris. Eh, karena salah seorang guruku menularkan tips menulis ala-ala sastra begitu, jadinya aku mengalihkan pemikiranku untuk ngambil di prodi Sastra Indonesia. Gak jadi, deh, niatku untuk masuk Hukum gara-gara masuk Sastra Indonesia.

  1. I’m K-Popers since Junior High School.

Aku juga seorang K-Popers dari awal banget kelas tujuh. Itu semua karena kakak kelasku mulai tertarik dengan Super Junior. Awalnya itu, aku agak-agak ngeh gitu kenapa cowok nari-nari gak jelas begitu *tolong jangan bash aku*. Tetapi, lama-kelamaan aku jadi kepincut juga jadi suka sama Super Junior. Trus, kenalin lagi tuh SHINee sama CN Blue. Duuhh… mulai deh aku suka sama mereka, tapi kalo CN Blue gak terlalu karena menurutku gak terlalu menarik aja untukku… hehehe…

  1. Sekarang aku Multifandom

Sampe sekarang pun aku masih K-Popers, walaupun kadang-kadang aja aku mulai tertarik. Jangan kalian hitung ada berapa fandom aku sekarang karena ada banyak yang aku suka dari mereka. Tetapi, intinya adalah aku ARMY dan EXO-L. Sayangnya, masih banyak banget yang membuatku tertarik dengan yang lain, apalagi yang masih muda-muda dan imut-imut, kadang-kadang juga satu generasi sama EXO atau gak Bangtan. Yaa… aku suka BTOB, udah mulai suka GOT7, Red Velvet, Monsta X atau perlu aku sebut semuanya? wkwkwk… *gak lucu lo itu*.

  1. Aku GAK TERLALU SUKA sama Girlgroup

Jangan tanya kenapa aku gak terlalu suka sama girlgroup. Entah semenjak aku melihat video mereka itu, terkadang ada rasa tertarik, senang, kadang juga aku liatnya aneh bla bla bla… aku juga terkadang selektif dengerin lagu-lagu girlgroup yang aku anggap tertarik dan pas untuk aku dengar.

  1. Waktu aku menulis cerita telah menghilang karena waktu sibukku

Kalo aku boleh jujur, sebenarnya aku gak terlalu banyak menulis sehingga mungkin saat aku memulai kembali menulis cerita, agak asing bagaimanaa gitu. Bermula karena saat aku duduk di bangku kelas 11 karena saking banyaknya PR yang harus kuselesaikan, terlebih lagi laptop dan ponselku ditahan pembina asrama selama seminggu, kecuali laptop boleh diambil sebelum berangkat sekolah. Kalo boleh jujur juga, kalo mau nulis cerita di sekolah, semua ideku hilang lebur aja. Jadi, bagaimana caranya aku gak berhenti untuk menulis, tetap aja terhalang oleh jam sibukku di sekolah. Kalo sekarang? Tetap aja karena harus menyelesaikan event di kuliah. Aku boleh nangis gak?

  1. I’m Suho biased and Jin’s biased

Balik lagi ke K-Popers, aku adalah seorang ARMY dan EXO-L. Awalnya, saat aku jadi EXO-L, biasku itu Baekhyun karena dia itu imut dan suaranya pecah kemana-mana. Sayangnya, semenjak Suho jadi ganteng abis, bak Siwon oppa, jadinya aku suka sama Suho hingga sekarang. Sayangnya, kelemahannya adalah dia itu pendek *ngejek* *gak boleh ngejek*. Aku jadi EXO-L sebelum EXO nyanyiin lagu Wolf. Berarti aku udah mulai suka mereka itu pas masih era MAMA. Nah, aku juga ARMY dan biasku adalah Jin. Kenapa? Gak usah tanya kalo bukan karena gantengnya iya, cantiknya juga iya, imutnya iya, talentnya iya, sayangnya hidden talentnya gak dia tunjukin sehingga membuatku penasaran. Aku jadi suka Bangtan pas ditengah-tengah era HYYH Part 1, terutama lagu Dope lagi booming. Sebelum itu, aku mulai tertarik itu pas era Dark & Wild, terutama lagu War of Hormone. Yaa… aku cuman suka mereka aja sebelum akhirnya aku jadi seorang ARMY.

  1. I’m blue lovers and I hate Pink and Purple.

Dari kecil hingga sekarang, aku suka banget warna biru. Gak tau kenapa, setiap liat warna biru, mataku itu rasanya tenang banget dan sejuk begitu. Yaa… gak hanya biru aja, sih, aku juga suka merah, putih, dan sedikit suka warna gelap. Asalkan aku benci banget warna pink dan ungu karena agak-agak risih kalo aku liatnya. Tetapi, karena ada beberapa barang warna pink dan ungu, jadi yaa aku cuman bisa sabar aja.

  1. I want to be Freelancers.

Kalo aku udah lulus sarjana Sastra Indonesia, aku lebih baik menjadi seorang penulis aja karena itu udah jadi job tersendiri. Gak tau ya itu sudah menjadi hal yang membuatku bahagia aja. Bukan berarti aku jadi pengangguran setelah lulus. Siapa tau aku dilirik-lirik untuk kerja di sebuah penerbit penulisan *berdoa aja*.

  1. Ada beberapa ketakutan yang melemahkanku.

Entah ya… aku mau mengungkapkan ini sebagai apa. Pertama, aku ini cewek yang suka banget ketinggian, tetapi justru aku sendiri takut terhadap ketinggian. Melihat ke bawah aja udah takut sampe gemetaran gitu, tetapi aku masih ngotot untuk naik ke atas lagi. Kedua, aku belum terlalu lancar bawa mobil, tetapi justru aku terlalu takut untuk nabrak sesuatu. Kalo udah begini wajib banget aku lancarin dan harus menghilangkan ketakutanku terhadap menyetir, tapi yaa tetap aja ini gak mau hilang-hilang takut ini. Ketiga, liat hewan kecil tak bertulang aja biasa aja, tetapi kalo udah disuruh buang ke tong sampah aku merinding. Kalo udah kayak cacing, ulat kecil atau apalah itu, aku biasa aja awalnya. Jangan suruh aku buang hewan itu karena aku udah merinding sampe aku sekarang liatnya jadi jijk.

Sebenarnya, masih ada lagi sih hal yang harus aku ungkapkan, tetapi aku sudah cukup mengungkapkan semuanya sampe pegal. Sudah segitu dulu ya. Makasih udah menyempatkan waktu untuk membaca challenge ini. Salam hangat kecup dari Jin :*

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s